About my life

About my life, my family, My hobby, My activities.

Our Future and Our Dreams

Make your Dreams, become True.....

This is me

MAN JADDA WAJADA, MAN SHABARA ZHAFIRA.

SERDADU K-51

Keluarga keduaku di Kampus, Angkatan NUMERO UNO DI TEKKIM ITS.

My hobby

Jalan-Jalan menjelajah alam, adalah hal yang menyenangkan.

Sabtu, 04 April 2009

HARUS JADI APAKAH SAYA KELAK?????

Mau jadi apakah kita kelak?? Itu semua tergantung kita,dan harus sesuai kemampuan kita. Tapi terkadang kita bingung untuk memilih masa depan kita. Saat kita bertanya kepada orangtua,pasti ada orang tua yang memberikan kita kebebasan kepada kita. Tetapi ada juga orangtua memaksa kehendak anaknya untuk memilih masadepannya. Disaat kita mempunyai kebebasan untuk memilih,kita akan semakin bingung akan kemanakah masa depan kita??
Seperti yang saya alami sekarang,saya mempunyai cita-cita yaitu 2. Dan hal itu membuat saya bingung sekali,harus kuliah dimanakah saya??
Cita-citaku sebenarnya adalah menjadi programmer yang handal,tapi dalam akhir-akhir ini aku bimbang dengan pilihanku,karena menurut tanteku,programmer itu sudah banyak sekali. Dan ku pikir memang benar sekali. Aku takut saya akan jadi pengangguran.
Saat guru matematika ku Bu In,bercerita tentang UNESA,aku mulai tertarik dengan dunia guru apalagi ada jurusan guru yang SBI. Aku pingin sekali,tetapi aku gak mau meninggalkan cita-citaku untuk menjadi programmer,karena itu hidupku.
Buat Kalean,semoga tidak bimbang seperti saya karena hal ini sangat berpengaruh buat masa depan kalean. Masa depan kita juga ada di genggaman kita. Mungkin ini yang harus kalean penuhi untuk memilih masa depan atau cita-cita kalean:
  • Kalean harus memikirkan sejak dini,cita-cita apa yang harus kalean pilih
  • Pilihlah cita-cita yang sesuai dengan kemampuan kalean,janganlah memilih cita-cita yang tidak kita kuasai. Karena jika tidak sesuai dengan kemampuan kita,kita akan lebih sulit menempuh masa depan kita
  • Berfikirlah yang matang tentang pilihan kalean.
  • Konfirmasi ke orang tua,dan sahabatmu
  • Jika kalean menemukan beberapa pilihan seperti saya,carilah informasi tentang pilihan anda hingga kalian mantap dengan pilihan anda
  • Bertanyalah kepada orang tua untuk meminta sarannya lagi
  • yang terakhir kita serahkan kepada Allah
Semoga dengan adanya tips ini,kalean tidak salah dalam memilih pilihan. Karena ini MASA DEPAN KITA.

Kamis, 02 April 2009

SeMoGa PengoRbananKu Tak Sia-sIa..

Seperti judul blogku,MY AMBITION JUST TO MY PARENTS. Judul blog ini mengandung makna yang penting bagiku dan sebagai penyemangatku saat ku terjatuh/down. Memang cita-citaku hanya ingin membahagiakan orang tuaku. Orang yang sudah merawatku dari bayi. Aku mempunyai angan-angan yang gak tahu aku bisa menggayuhnya atau tidak. Meskipun cita-citaku hanya seperti "cebol gayuh lintang"..
He-he-he...
Bukannya aku nyerah,tapi orang-orang yang disekitarku seperti tidak mempercayai apa yang aku kerjakan. Orangtuaku mengenal saya,aku adalah orang yang teledor makanya mereka tak percaya. Rasanya aku ingin membuktikan pada mereka..aku ini bisa!! AKU PASTI BISA!
Di SMA ini,aku mendapatkan beberapa kesempatan untuk meraih cita-citaku. Mulanya orangtuaku setuju-setuju saja. tapi ditengah perjalananku aku terhambat oleh kata-kata ayah.
" Pokoknya AKADEMIS mu harus bagus,ayah gak butuh piagam menang lomba"
hatiku seketika terhanyut dalam suasana. aku takut karena dalam 1 bulan aku mengikuti beberapa lomba,dan itu membuat waktuku tersita oleh mempersiapkan lomba. 
Apalagi KIR(Karya Ilmiah Remaja),itu benar-benar menyita waktuku. Hingga akhirnya aku jatuh sakit karena kecapekan,pulangku pukul 4 sore itupun menyempatkan membuat KIR. belum juga les.Bukan sakit saja,nilaiku jatuh. Orangtuaku marah,aku menangis. Bukan karena marahan orang tuaku,tapi ku telah gagal membahagiakan orang tuaku. Aku seketika down..
Pengorbanan adalah sesuatu yang sulit buat kita lakukan tapi untuk orang yang spesial,kita akan lakukan. Setelah ku membuat orang tuaku kecewa,ku berfikir jika pembuktian tak akan terjadi dalam waktu dekat. Aku akan membuktikan jika kegagalanku bakal menjadi senjataku kelak. Dan pengorbanan waktu,nilai,dan omelan orangtua tidak sia-sia. Amien..